Almost Human - Lee Berger & John Hawks

ALMOST HUMAN
The Astonishing Tale of Homo Naledi
and the Discovery that Changed Our Human History
karya:
Lee Berger & John Hawks


Kategori: Non-Fiksi, Arkeologi, Antropologi, Evolusi, Manusia Purba
Tahun terbit: Mei 2017
Jumlah halaman: 235
Rating Goodreads: 4,31
Bahasa: Inggris

ULASAN:
Narasi orang pertama mengenai penemuan arkeologis ini menulis ulang kisah evolusi manusia. Cerita tentang pertanyaan dan penentuan oleh seorang ilmuwan kontroversial, inilah cerita tentang pengalaman Lee Berger sendiri dalam penemuan Homo naledi, satu spesies baru dalam pohon keluarga manusia dan merupakan salah satu penemuan terbesar di abad ke-21.

Pada tahun 2013, Berger, seorang Explorer-in-Residence majalah National Geographic, mendengar kabar adanya tulang belulang tersembunyi di gua bawah tanah yang sulit dicapai di Afrika Selatan. Ia membuka lowongan ke seluruh dunia untuk bergabung dengan kelompoknya - bagi pria maupun wanita yang senang bertualang dan cukup kecil untuk masuk ke dalam terowongan berdiameter 8 inci yang menjadi jalan ke dalam gua gelap di bawah tanah. Dengan tim "astronot bawah tanah" inilah Berger melakukan penemuan bersejarahnya: ratusan tulang belulang dari zaman prasejarah termasuk kerangka utuh dari setidaknya 15 individu, kesemuanya diperkirakan berumur dua juta tahun. Ciri-ciri belulang itu merupakan gabungan dari ciri-ciri prahominid terkenal seperti Lucy, si Australopithecus terkenal itu, dengan ciri-ciri yang lebih manusiawi yang sebelumnya tidak pernah ditemukan pada tinggalan-tinggalan tulang manusia prasejarah. Tim Berger telah menemukan satu spesies yang sepenuhnya baru, mereka menyebutnya Homo naledi

Dengan segera gua itu terbukti menjadi situs hominid purba terkaya yang pernah ditemukan, lengkap dengan implikasi-implikasi yang menggoncangkan dasar-dasar pengetahuan kita mengenai apa yang membuat kita menjadi manusia. Apakah spesies baru ini hidup sebelum, selama, atau sesudah kemunculan Homo sapiens dalam pohon evolusi kita? Mengapa gua itu hanya berisikan sisa-sisa dari individu-individu itu? Apakah mereka menguburkan jenazah kaumnya? Jika demikian, tentu mreka memiliki semacam kesadaran diri, termasuk kesadaran akan kematian. Padahal hal itu merupakan ciri penting yang mendefinisikan kita sebagai manusia. Apakah pernah ada spesies maju yang menghuni permukaan bumi berbarengan dengan kita, atau sebelum kita? Berger tidak ragu-ragu menjawab semua pertanyaan tersebut.

Berger adalah sosok yang menarik dan kontroversial, beberapa rekan sejawatnya mempertanyakan interpretasinya atas temuannya ini dan temuan-temuan lainnya. Namun di halaman-halaman dalam buku ini, paleontolog karismatik dan visioner ini menyanggah argumen-argumen mereka dan menceritakan kisah pribadinya: narasi yang kaya dan enak dibaca mengenai sains, eksplorasi, dan apa maknanya menjadi manusia. (Goodreads)

-----
(ukuran file 8 MB)
-----

Post a Comment

0 Comments